BERLIN, JERMAN – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Jerman bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Berlin sukses menyelenggarakan peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) 2026 pada 21 Oktober 2026 di Berlin. Mengusung tema “Indonesia Culinary Diplomacy” (Diplomasi Kuliner Indonesia), kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat kecintaan terhadap kekayaan kuliner Nusantara sekaligus mempromosikan potensi ekonomi kreatif Indonesia di tingkat internasional.
Acara dibuka dengan pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Gekrafs, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Gekrafs Jerman serta Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Jerman. Sebagai simbol rasa syukur, kebersamaan, dan semangat gotong royong, rangkaian pembukaan turut diwarnai dengan prosesi pemotongan tumpeng yang kemudian dilanjutkan dengan sesi ramah tamah.
Semarak budaya Indonesia juga hadir melalui penampilan seni tradisional yang memukau para tamu undangan. Tarian Minang dan Tari Cenderawasih Bali berhasil menghadirkan nuansa Nusantara yang kental di tengah ibu kota Jerman, sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada masyarakat internasional yang hadir.
Diplomasi Kuliner sebagai Jembatan Budaya dan Peluang Ekonomi
Fokus utama Hekrafnas 2026 adalah penguatan diplomasi kuliner Indonesia sebagai instrumen budaya sekaligus peluang pengembangan ekonomi kreatif. Melalui sesi talkshow interaktif bersama Chef Dimas Samudro, para peserta diajak memahami bagaimana kekayaan cita rasa, rempah-rempah, dan tradisi kuliner Indonesia dapat menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat Eropa.
Dalam diskusi tersebut, dibahas pula berbagai peluang dan tantangan dalam memperluas eksistensi kuliner Indonesia di Jerman. Salah satu faktor pendukung yang dinilai sangat penting adalah semakin mudahnya akses terhadap bahan pangan dan rempah-rempah autentik Indonesia di Berlin.
Keberadaan Indomarkt GmbH, yang dikenal sebagai salah satu pelaku usaha penyedia produk dan bahan makanan khas Indonesia di Berlin, menjadi bagian dari upaya mendukung keberlanjutan diplomasi kuliner Indonesia. Melalui penyediaan berbagai produk, bumbu, dan bahan baku khas Nusantara, Indomarkt membantu masyarakat Indonesia maupun warga Jerman untuk mengenal, memasak, dan menikmati kuliner Indonesia secara lebih autentik.
Partisipasi Indomarkt dalam Memperkenalkan Produk dan Potensi Usaha Indonesia
Sebagai salah satu pelaku usaha yang bergerak di sektor perdagangan produk Indonesia di Berlin, Indomarkt GmbH turut berpartisipasi dalam peringatan Hekrafnas 2026 dengan menghadirkan stan yang memperkenalkan dan menawarkan beragam produk bahan makanan khas Indonesia kepada para pengunjung.
Partisipasi tersebut menjadi wujud dukungan nyata sektor usaha terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan penguatan diplomasi kuliner Indonesia di Jerman. Melalui kehadirannya, Indomarkt tidak hanya memperkenalkan kekayaan produk pangan Nusantara, tetapi juga membuka ruang interaksi dan pertukaran informasi mengenai potensi produk serta peluang kerja sama usaha antara Indonesia dan Jerman.
Stan Indomarkt mendapat sambutan antusias dari para pengunjung, khususnya masyarakat Jerman, yang menunjukkan ketertarikan terhadap beragam produk Indonesia. Sejumlah pengunjung mendatangi stan untuk melihat secara langsung produk yang ditampilkan, menanyakan bahan makanan dan bumbu khas Indonesia, serta memperoleh informasi mengenai produk dan berbagai layanan usaha yang dijalankan oleh Indomarkt di Berlin.
Antusiasme tersebut mencerminkan adanya ketertarikan masyarakat lokal terhadap produk Indonesia, sekaligus menunjukkan peluang untuk memperluas pengenalan dan pemasaran produk Nusantara di pasar Jerman.
Kehadiran Indomarkt dalam kegiatan ini juga menegaskan pentingnya peran pelaku usaha diaspora sebagai penghubung antara produsen Indonesia dan konsumen internasional, sekaligus mendukung upaya memperkuat hubungan ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dan Jerman.
Memperkuat Peran Diaspora dalam Promosi Indonesia
Peringatan Hekrafnas 2026 tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi antara diaspora Indonesia, pelaku ekonomi kreatif, pelaku usaha kuliner, dan perwakilan pemerintah dalam mempromosikan Indonesia di luar negeri.
Keterlibatan berbagai unsur, termasuk pelaku usaha seperti Indomarkt, memperlihatkan bahwa diplomasi kuliner tidak hanya berlangsung melalui kegiatan budaya dan promosi makanan, tetapi juga melalui aktivitas ekonomi nyata yang mendukung ketersediaan dan distribusi produk Indonesia di pasar internasional.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para narasumber, penandatanganan papan kenangan Hekrafnas 2026, serta sesi foto bersama seluruh pengurus, tamu undangan, dan panitia penyelenggara.
Melalui penyelenggaraan Hekrafnas 2026, Gekrafs Jerman berharap diplomasi kuliner Indonesia dapat terus berkembang dan menjadi salah satu instrumen strategis dalam memperkuat citra Indonesia di kancah global. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang kolaborasi dan pengembangan sektor ekonomi kreatif Indonesia di Jerman maupun di kawasan Eropa secara lebih luas.
Penulis: Maudy Alvi
Editor: Imam Rahmansyah
0 Komentar :
Belum ada komentar.